Tampilkan postingan dengan label PC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PC. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Oktober 2008

Far Cry 2


cerita di Far Cry 2 berbeda dengan Far Cry sebelumnya, disini kita bisa memilih beberapa prajurit bayaran yang akan menjalankaJalan n tugas membunuh seorang penjual senjata yang bernama “The Jackal”. Orang ini menyediakan senjata-senjata kepada 2 orang warlord di Afrika yang mengakibatkan pecahnya perang antara 2 faksi. Di permulaan game, gamer yang terserang penyakit malaria terbangun di sebuah hotel.

Di depan pintu kamar gamer, berdiri lah The jackal, ia berkata bahwa kondisi kita sangat menyedihkan, saking menyedihkannya The Jackal takkan menembak kita. Malahan ia meninggalkan sebuah pistol di samping tempat tidur kita dengan tujuan apabila penyakitnya terlalu parah,maka gamer bisa memakai pistol tersebut untuk mengakhiri hidupnya.

Tujuan akhir dari game ini adalah gamer menggunakan pistol tersebut atau item-item yang lainnya untuk membereskan The Jackal. Dan setiap kejadian/misi yang terjadi antara opening scene dan eventual completion bisa gamer lakukan sesuka gamer.


Far Cry 2 menyuguhkan gamer dengan tema “open world”, disini kita bisa melakukan sesuka hati kita untuk melakukan apapun agar The Jackal bisa kita habisi. Semua yang kita lakukan akan mempengaruhi factor-faktor di dalam game.


Sebagai contoh, setiap warlord mempunyai jendral dan letnan. Kita bisa saja membunuh salah satu dari mereka, tetapi orang yang menjadi bawahan jendral/ letnan yang kita bunuh akan menggantikan posisi orang yang kita bunuh tersebut. Atau bisa saja kita membunuh sang warlord, tetapi akan ada orang yang akan menggantikan posisi sang warlord yang kita bunuh itu. Kita juga bisa bergabung dengan salah satu faksi, mengambil misi untuk menghancurkan faksi lainnya. Atau kita tidak memilih untuk bergabung dengan faksi manapun, maka tugas kita adalah menghancurkan ke 2 faksi tersebut. Prajurit bayaran yang tidak kita pilih di awal permainan akan muncul juga di dalam game. Mereka bisa menjadi teman kita dan akan ikut berperang membantu kita.


Minimum System Requirement

System : Pentium 4 3.2 Ghz, Pentium D 2.66 Ghz, AMD Athlon 64 3500+ or better or equivalen

Video RAM : 256 MB

RAM : 1 GB


Recommended System Requirement

System : Intel® Core 2 Duo Family, AMD 64 X2 5200+, AMD Phenom or better or equivalent

Video RAM : 512 MB

RAM : 2 GB


Segini aja dulu infonya ya, karena gamenya sendiri belum diliris jadi masih sedikit info"nya.. ^_^



Minggu, 19 Oktober 2008

Age of Conan : Hyborian Adventures


Bagi Anda, tema barbarian, monster raksasa dan demon adalah satu kesatuan bagi sebuah genre MMOG fantasi. Tapi ketika Anda nanti menjajal game buatan Funcom, Anda akan sadar kalo game yang mereka buat diarahkan ke hal-hal yang tak lazim. Pada opening game ini Anda melihat karakter Anda sendiri, yang mana diceritakan sebagai mantan budak, terdampar di pesisir pantai tropis bernama Tortage setelah topan menghajar penjara tempat Anda bernaung.

Setelah misi tutorial yang mengajarkan Anda beberapa teknik dasar game ini, Anda lalu masuk ke pedalaman kota Tortage dan mulai terlibat dalam beberapa konspirasi yang terjadi di sana sembari mengejar tujuan akhir Anda sebagai seorang hero. Selain ceritanya yang memang di atas rata-rata, perbedaan besar game ini dibanding MMOG lain adalah game ini bisa dikatakan nggak sepenuhnya multiplayer.

Awalnya, game ini memang diperuntukan untuk singleplayer, jadi para newbie nantinya akan ditutor terus dari level rendah, hingga akhirnya mereka baru dilepas ke dunia yang lebih luas dan juga lebih multiplayer. Tapi konsep ini kemudian berubah, jadi developer Funcom mengembangkan sistemnya menjadi seperti ini: di saat siang, Tortage adalah area buat multiplayer, sehingga Anda bisa menjalankan quest secara sosial bersama gamer lain, tanpa memengaruhi jalan cerita utama. Tapi begitu suasana berubah ke malam hari, permainan akan berubah bentuk menjadi instance dan secara efektif berubah menjadi singleplayer.

Di sinilah Anda mengembangkan karakter di semua campaign, dan dengan konsep seperti ini, Anda bisa memainkan game Age Of Conan dengan gaya quest yang lebih dramatis ketimbang bermain ala MMOG standar yang persisten dan dipenuhi dengan banyak orang. Jadinya, nih game berkembang dari yang sekedar berpola permainan seperti bunuh monster, kumpulkan barang drop-an, dan menjalankan quest berulang-ulang menjadi lebih termotivasi dengan adanya pohon dialog, dan juga skema permainan ala RPG singleplayer standar.

Lalu konsep lainnya yang diperkenalkan di game ini adalah kemajuan karakter, tadinya, semua elemen kemajuan karakter seperti level, skill dan kelas karakter ditahan selama bagian tutorial Tortage berakhir. Artinya, sedari karakter Anda masih menjadi mantan budak hingga tutorial Tortage selesai, Anda hanyalah bisa memilih rupa karakter, mulai dari penampilan dan juga ras human yang katanya ada 3 macam, tanpa adanya perubahan pada gameplay. Proses pembuatan karakternya pun sekeren tool kreasinya RPG Elder Scroll: Oblivion.

Memilih kelas karakter, baru bisa dilakukan ketika karakter mencapai level 5 dan pilihan lainnya tetap belum bisa diakses, tapi begitu ada saran dari para beta tester, konsep seperti ini nggak lagi dilanjutkan, di level pertama saja Anda udah boleh memilih kelas karakter utama. Meski ide awal ini boleh dibilang unik, tapi ini nggak membatasi player-playernya untuk memilih jalan apa yang mereka inginkan di awal, setidaknya ini menghindari masalah banyaknya pembuatan karakter sekunder di sesi tutorial saja
(karena udah mengetahui banyaknya kesalahan di awal mungkin?).

Pertarungan di Age Of Conan, setipe sama Tabula Rasa dan Hellgate: London’s, dibikin cukup mendalam dari cuma sekedar formula dasar yang mengunci target kemudian menghajarnya dengan serangan otomatis. Sistem di game menggunakan campuran antara serangan terarah dengan sejumlah tombol dan sistem kombo yang disederhanakan.
Setiap musuh memilih kecenderungan menyerang dari kiri, kanan dan atas. Itu terlihat dari meteran putih yang ada di sisi di mana monster memiliki kecenderungan penyerangan, yang bisa kelihatan begitu kursor disorot ke monster.

Tapinya, kondisi ini bisa bertukar-tukar tergantung kondisi, membuat Anda terus mengubah arah serang di ketiga arah ini. Sistem kombonya, bisa dilakukan dengan melihat dari tingginya jumlah tombol atau dari ikon meteran di bawah layar.

Begitu dijalankan, Anda kudu menekan tombol-tombol arah dalam satu sekuens yang muncul di layar. Kemudian ada juga bentuk kuda-kuda yang kudu Anda atur, antara yang lebih menyerang dan yang lebih bertahan, semuanya akan memengaruhi kelancaran bertarung.

Awalnya mungkin sistem kendali ini bakalan menyulitkan, bukan karena kompleksnya kombo, tapi dari layout kontrol yang kudu disesuaikan dengan gerak tangan Anda di kibor dan mouse. Sejumlah tombol membuat jari Anda sulit bergerak dari posisinya di kibor dan mouse nggak bisa digunakan untuk memutar pandangan ketika menekan ikon meteran. Kebutuhan akan kelancaran setiap serangan, antara lain kombinasi antara pertukaran kuda-kuda, pengaktifan kombo dan meminum potion, bakal bikin kendali agak ribet sedikit. Ada saatnya Anda akan merasa terlalu banyak berurusan dengan manajemen mikro dari kontrol di game ini. Tapi sekali lagi, semuanya masih bisa berubah koq.